APC #055 – Kenapa harus selingkuh?

Dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun tampaknya gue cukup mendapat banyak pengalaman mengenai perselingkuhan. Bahkan karena sejak pertama kali pacaran di jaman sekolah dasar gue udah banyak mendengar dan mengalami kisah perselingkuhan, temen gue sampe ada yang bilang gue expert banget soal perselingkuhan saat gue menasihati dia supaya putus dulu dari pacarnya yang sekarang baru pacaran sama yang baru. Padahal gue bukannya expert. Gue cuma terlalu heran sama orang yang akhirnya memilih untuk berselingkuh dari pacarnya. Continue reading

Advertisements

APC #054 – Review Bulan Januari 2017

Sebenarnya ini sudah telat banget untuk mereview Januari 2017 gue. Tapi berhubung banyak motivator bilang “tidak ada kata terlambat” maka gue memutuskan tetap mereview. Ini adalah review atas beberapa poin yang telah gue lalui selama Januari 2017 yang semoga selain bisa menjadi pelajaran bagi gue bisa juga bermanfaat buat kalian semua. Continue reading

APC #053 – Akibat Menyepelekan

Harapan terbesar dari mayoritas orang yang baru saja di wisuda pastilah mendapatkan pekerjaan. Dan karena gue sudah mulai bekerja sejak gue semester 5 maka harapan terbesar gue setelah wisuda adalah mendapatkan pekerjaan baru yang jauh lebih baik dan sesuai dengan bidang studi kuliah gue. Sebenarnya yang terpenting adalah mencari kerja. Sesuai bidang studi atau tidak itu urusan belakangan. Tapi bukan itu yang akan gue bahas kali ini. Continue reading

APC #052 – Kembali ke WordPress Gratisan

Dari awal gue mengenal blog dan mencoba untuk nge-blog yaitu sekitar tahun 2008 gue cuma kenal sama salah satu produk unggulan google yang bernama blogger. Berawal dari pelajaran singkat mengenai blog di bangku SMP hingga akhirnya gue berusaha mengulik lebih dalam lagi secara mandiri mengenai blog dan blogger. Saat itu gue masih sangat belum paham gimana caranya mempercantik tampilan blog blogger gue dengan templete gratisan yang disediakan blogger. Gue yang selalu mengutamakan nilai estetika merasa bingung gimana caranya mengubah tampilan blog blogger gue menjadi enak dipandang terlebih dahulu sebelum akhirnya orang membaca artikel gue. Blog pertama gue gak bertahan lama hingga akhirnya gue menemukan wordpress.

Karena saat itu wordpress adalah sesuatu yang baru bagi gue dan gue melihat wordpress punya templete gratisan yang lebih bervariasi ketimbang blogger, secara amatiran gue menilai wordpress lebih baik dari blogger. Gue mulai aktiv menulis artikel lagi. Waktu itu gue punya blog kesehatan yang sebenarnya lebih gue tujukan untuk berjualan produk herbal. Singkat cerita akhirnya gue bosan untuk berjualan produk herbal tersebut dan gue memutuskan untuk membuat blog ini. Iya blog alvipunyacerita.wordpress.com. Blog ini gue buat pada 1 September 2013. Karena saat itu gue udah mulai sibuk kuliah sambil bekerja, so gue gak terlalu aktif menulis artikel. Selama 10 bulan gw cuma bisa menulis sekitar 50 artikel yang masih publish sampai sekarang dan sekitar 20 artikel yang batal publish atau gue unpublish karena beberapa alasan. Setelah sepuluh bulan aktif menulis artikel di blog ini gue memutuskan untuk beralih ke wordpress self hosting dengan domain alviblog.com.

Dengan alasan gue pengen blog yang lebih profesional yang bisa gue monetise dan gue bisa lebih bebas otak atik tampilan blog gue rela mengeluarkan dana sekitar -baca selengkapnya.->

ALVIBLOG(DOT)COM | FOLLOW YUK?!

Diartikel ini jadi gue pengen memperkenalkan domain baru dari blog gue ini. Tadinya gue pengen langganan domain berbayar dari wordpress(dot)com langsung. Tapi ternyata sistem pembayarannya menyulitkan banget. Kartu kredit lah, paypal lah. Dan gue gak punya itu semua. Hingga akhirnya gue putuskan untuk self hosting.
Dampak dari gue self hosting adalah blog gue tidak bisa terintegrasi langsung dengan akun user wordpress(dot)com lainnya. Padahal gue berharap banget banyak yang bisa follow blog baru gue tersebut. Bukannya tidak bisa. Tapi caranya yang agak lebih ribet dari pada ketika sesama akun wordpress(dot)com saling follow dengan klik satu tombol.

Buat yang masih ingin berhubungan dengan gue di blog bisa ikutin cara berikut untuk follow alviblog(dot)com. Begini caranya :

Pertama, login dulu ke akun wordpress kalian dan pergi ke area PEMBACA. Disana ada pilihan Blog yang saya ikuti dan klik EDIT.

cara follow alviblogcom

Kedua, masukan URL http://alviblog.com/ di kolom isian Blog yang saya ikuti kemudian klik +ikuti.

cara follow alviblogcom 2

Selesai deh. Kalian sekarang sudah berhubungan lagi sama gue di blog. Buat yang dari Blogger atau platform lain gue belum tau gimana caranya. Tapi mungkin saja sama seperti kalian mem-follow blog gue yang Alvi Punya Cerita ini.
Gue bukannya ingin sok artis dengan punya banyak followers, gue cuma pengen masih bisa saling ngobrol antar sesama penulis blog.

Salam Anget,

-ALVI-

Cerita Masa SMA | Suasana Belajar Dikelas Biologi

Kali ini gue akan coba membagi kepada kalian tentang bagaimana sih situasi belajar yang sangat baik dalam menunjang keberhasilan kalian di sekolah. Ini adalah foto – foto masa SMA gue. Lebih tepatnya Foto ketika gue masih duduk dikelas XII (dua belas). Dan ini adalah suasana belajar disuatu hari di kelas biologi.  Kalian gak perlu kaget melihat bagaimana cara kami belajar. Karena faktanya kelas gue adalah kelas dengan anak berprestasi terbanyak di angkatan gue saat itu. Kalian percaya? Silahkan lihat bagaimana situasi belajar kami dan gue harap kalian bisa mengerti beginilah cara belajar anak – anak cerdas. -lihat selengkapnya bagaimana cara belajar anak – anak cerdas.->

13 Moments (Pacaran Pertama Gue)

Ini adalah moment ke 4 dari 13 moment yang sangat “sakral” dalam hidup gue sampai dengan gue menginjak usia 20 tahun. Untuk momen – momen sebelumnya kalian bisa baca disini ( 13 Desember 1993 ) , (Cinta Monyet Pertama Gue) , (Cinta Monyet Kedua Gue)!

Namanya Novi (nama disamarkan). Gue udah naksir sama Novi dari kelas 3 SD. Dan selama beberapa tahun sebelum akhirnya jadian, gue yakin suatu saat dia bakal jadi milik gue (ini kaya sinetron banget). Tapi menurut gosip yang beredar di sekolah gue, dia lagi suka sama seorang cowok yang namanya Alfin. Walaupun namanya hampir mirip dengan nama gue tapi ini tetep bikin gue cemburu berat. Sakiiiiiitt, men!! Gue lupa kapan pertama kali gue kenal sama dia. Tapi yang jelas gue inget banget gimana dulu perasaan gue ke dia. Gue inget banget gimana begitu besarnya perasaan cinta monyet gue ke dia. Gue bener-bener pendam perasaan itu sampai gue akhirnya -baca selengkapnya tentang pacaran pertama gue yang super absurd->

13 Moments (Cinta Monyet Kedua Gue)

Ini adalah moment ke 3 dari 13 moment yang sangat sakral dalam hidup gue sampai gue menginjak usia 20 tahun. Untuk momen – momen sebelumnya kalian bisa baca disini ( 13 Desember 1993 ) dan disini (Cinta Monyet Pertama Gue)!

Waktu itu gue dah lulus dari TK dengan predikat Cum Laude. Dan gue masuk ke SD dengan nama yang sama dengan nama TK gue alias cm kaya pindah kelas doang. Dan seperti anak normal lainnya gue masuk ke kelas 1 SD. Separuh dari teman- teman gue adalah teman-teman TK gue.

Dan disinilah ceritanya dimulai.

-baca selengkapnya dimana gue naksir sama guru gue (lagi)!!->

DEMOKRASI KREATIF

Jujur ini adalah periode pesta demokrasi pertama gue. Kemaren tanggal 9 April 2014 adalah pertama kalinya gue nyoblos.

“Yeaaah..” Begitulah kiranya teriakan gue dalam hati.

Jujur gue adalah orang yang buta banget masalah politik, ekonomi, kasus – kasus korupsi dan lain sebagainya. Tapi entah kenapa akhir – akhir ini gue jadi selalu update berita terbaru seputar Pilpres2014. Sebagai pendukung aktif salah satu calon gue mulai terbiasa untuk berdebat diberbagai media. Mulai dari Facebook, BBM, Whatsapp, Path, dan lain sebagainya. Dan hal itu semakin membuka wawasan gue mengenai Politik dan Sejarah Demokrasi negera tercinta kita Indonesia. Ada banyak hal yang gue suka dan gue gak suka dari cara Demokrasi kita yang saat ini sedang hangat – hangatnya. Benci banget kalau ada yang kampanye  dengan berujung menjelekan suatu Suku, Agama dan Ras. Ini Indonesia, men. Negara kesatuan.

Kita juga tau kalau indonesia adalah negara budaya yang otomatis menggambarkan kalau kita adalah negara yang kreatif. Disinilah letak kesukaan gue. -baca selengkapnya!!->

Terlahir Setia

Rasanya sudah lama banget gue gak update artikel sejak artikel sebelumnya yang berjudul Opini Gue Tentang Cemburu, Kesetiaan dan Susah Move On. Dan judul tulisan artikel gue kali ini rada – rada geli gimana gitu dikuping gue. Jadi jangan heran kalau  tubuh kalian bergetar merinding ketika membaca judul artikel gue kali ini.

Langsung saja kita ke topik.

Pernah gak sih salah satu dari kalian ketika patah hati dan susah Move On bilang begini, “Kenapa si lo gampang banget ngelupain hubungan kita sedangkan gue sampe sekarang belom bisa berhenti buat mengharapkan lo kembali? Kenapa si gue harus terlahir setia?”


“>Ada yang pernah kaya gitu? Kalo belum pernah mungkin kalian bukan orang yang gue maksud. Tapi faktanya ada kok. Misalnya saja gue. Bahkan ada juga yang diending kisah cintanya selalu seperti itu. Misalnya saja gue.

Sampai disini gue sempat berhenti 15 menit karena bingung mau nulis apa lagi.

Gue coba mengambil kesimpulan dari ini semua. Mungkin setia itu adalah salah satu efek dari yang namanya cinta. Ketika kita mencintai seseorang maka selamanya orang itu akan dihati lo meskipun hubungan sudah berakhir. Karena kesetiaan itu adanya dihati. Bukan terlihat dari berapa lama kalian berhubungan. Jangan menyalahkan diri sendiri karena lo setia dan berdampak lo susah move on. Karena seperti yang gue bilang artikel gue sebelumnya (baca disini) kalau lo gak perlu melupakan si mantan untuk bisa bersama yang baru. Jangan sampai saking lo takut susah move on lo justru menjadi takut untuk mencintai yang baru. Buat yang merasa terlahir setia, berbahagialah karena hidupmu penuh dengan cinta.